Ciri-Ciri Kulit Sensitif dan Cara Merawatnya

 

RAHASIA KECANTIKAN WANITA. Kulit sensitif adalah tipe kulit yang rentan mengeluarkan reaksi berlebih saat terpapar oleh zat tertentu. Adapun ciri-ciri kulit sensitif adalah kering dan bersisik, reaktif terhadap produk kosmetik, rentan timbul jerawat, hingga gatal-gatal. Karena itu, seseorang yang memiliki tipe kulit wajah sensitif perlu lebih berhati-hati dalam merawat dan memilih produk kosmetik. Mari kenali ciri-ciri kulit sensitif serta tips merawatnya dalam artikel berikut ini.

Apa itu Kulit Sensitif?

Tipe kulit sensitif adalah tipe kulit yang rentan mengalami iritasi setelah terpapar oleh zat tertentu. Zat-zat yang sering kali menjadi pemicu iritasi pada tipe kulit sensitif adalah paparan sinar matahari, suhu udara yang ekstrem, polusi, serta produk kosmetik. Kondisi kulit ini dapat dialami oleh siapa saja, namun lebih sering terjadi pada seseorang yang sedang dalam masa pubertas karena perubahan hormon.

Ciri-Ciri Kulit Sensitif

Penting bagi Anda untuk mengenal ciri-ciri kulit sensitif agar dapat memilih perawatan yang tepat. Adapun ciri-ciri kulit wajah sensitif tersebut di antaranya:

1. Mudah Kering dan Bersisik

Tanda kulit sensitif yang pertama adalah mudah kering dan bersisik. Umumnya, tipe kulit sensitif memiliki tingkat kelembapan alami yang rendah sehingga lebih mudah kering, bersisik, hingga mengelupas. Ciri-ciri kulit sensitif ini dapat memburuk ketika terpapar oleh suhu udara yang terlalu dingin atau panas.

2. Kulit Terasa seperti Tertarik

Selain kering dan bersisik, kulit sensitif yang kurang lembap juga dapat menyebabkan elastisitas berkurang sehingga kulit terasa seperti tertarik serta tidak nyaman. Bahkan, kondisi tersebut juga bisa menyebabkan kulit tampak kusam dan tidak sehat.

3. Lebih Reaktif

Saat terpapar oleh sabun, parfum, atau produk perawatan kulit tertentu, kulit sensitif cenderung bersifat reaktif sehingga akan menimbulkan reaksi alergi dalam kurun waktu singkat.

4. Muncul Ruam Merah

RAHASIA KECANTIKAN WANITA. Ruam merah merupakan ciri-ciri kulit sensitif yang paling umum terjadi. Ruam merah ini biasanya akan memudar setelah menghindari paparan terhadap zat pemicu iritasi dan dilakukan perawatan ringan. Namun, jika ruam merah tidak kunjung memudar, dokter akan menanganinya melalui perawatan laser.

5. Rentan Timbul Jerawat

Ciri-ciri kulit sensitif berikutnya adalah rentan timbul jerawat. Pasalnya, kulit yang kering dan sensitif dapat merangsang kelenjar minyak untuk memproduksi sebum atau minyak berlebih. Hal tersebut berisiko menyumbat folikel rambut dan pori-pori kulit yang menjadi penyebab munculnya jerawat.

6. Mudah Terbakar oleh Sinar Matahari

Karena rentan mengalami iritasi, kulit sensitif cenderung mudah terbakar saat tersengat oleh sinar matahari. Kondisi ini ditandai dengan munculnya sensasi panas dan terbakar, ruam merah, hingga kulit mengelupas.

7. Gatal-Gatal

Gatal-gatal juga menjadi ciri-ciri kulit sensitif terutama setelah Anda membersihkan kulit wajah atau menggunakan produk kosmetik yang memicu reaksi alergi pada kulit. Rasa gatal tersebut dapat memburuk jika Anda membilasnya dengan air hangat. Hindari menggaruk kulit sensitif yang gatal, sebab hal tersebut dapat menyebabkan iritasi, luka, serta infeksi.



Cara Merawat Kulit Sensitif

Untuk mencegah timbulnya reaksi berlebih dan iritasi pada kulit, berikut adalah sejumlah cara merawat kulit sensitif yang dapat Anda lakukan.
 
1. Pilih Produk yang Sesuai
 
Bila memiliki kulit wajah sensitif, penting bagi Anda untuk memilih produk kecantikan atau kosmetik yang sesuai. Anda dapat memilih produk perawatan kulit yang mengandung niacinamide, panthenol, atau glycerin karena dapat melembapkan sekaligus melindungi skin barrier. Selain itu, pastikan pula produk kosmetik yang dipilih tidak mengandung pewangi dan alkohol agar terhindar dari reaksi alergi dan iritasi.

2. Gunakan Tabir Surya

Sebagai upaya mencegah iritasi kulit karena sinar matahari (sunburn), Anda disarankan untuk rutin menggunakan tabir surya dengan SPF minimal 30. Selain menghindari sunburn, menggunakan tabir surya juga dapat melindungi kulit dari paparan radiasi sinar ultraviolet berlebih yang dapat memicu hiperpigmentasi ataupun kanker kulit.

3. Gunakan Pelembap

Cara mengatasi kulit sensitif yang tak kalah penting adalah dengan menggunakan pelembap. Kulit sensitif cenderung mudah kering karena suhu udara yang dingin atau panas sehingga memerlukan produk pelembap agar kelembapan alami pada kulit lebih terjaga. Anda dapat memilih krim pelembap yang bersifat hypoallergenic untuk mencegah munculnya reaksi alergi atau iritasi pada kulit sensitif.

4. Bersihkan Kulit Wajah Secukupnya

Agar kulit wajah tidak terasa kering dan terhindar dari iritasi, cukup bersihkan kulit wajah sensitif sebanyak dua kali sehari, yaitu pada pagi hari dan malam sebelum tidur. Bila ingin melakukan eksfoliasi wajah, pilihlah produk yang mengandung asam laktat. Selain itu, penting pula untuk memperhatikan frekuensi eksfoliasi kulit wajah sensitif agar tidak lebih dari dua kali dalam seminggu.

Tipe kulit sensitif perlu dirawat dengan hati-hati agar terhindar dari masalah kulit yang lebih serius. Selain menerapkan cara di atas, Anda juga dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit untuk mendapatkan saran perawatan kulit wajah sensitif yang sesuai.

Posting Komentar

0 Komentar