RAHASIA KECANTIKAN WANITA. Kulit keriput merupakan bagian dari proses penuaan yang terjadi seiring usia. Kondisi ini dicirikan dengan munculnya garis-garis halus pada wajah. Meski faktor utamanya penuaan kulit, ada penyebab lain yang dapat menimbulkan keriput pada kulit.
Berbagai penyebab kulit keriput
Pola makan, gaya hidup, hingga kebiasaan sehari-hari yang tampaknya sepele dapat menimbulkan garis-garis halus pada wajah.
Lama-kelamaan, garis-garis halus ini akan berubah menjadi garis yang lebih dalam yang Anda kenal sebagai keriput.
Selain pertambahan usia, di bawah ini faktor-faktor yang bisa menjadi penyebab kulit keriput.
1. Terlalu sering kena sinar matahari
RAHASIA KECANTIKAN WANITA. Kebanyakan kerutan atau keriput disebabkan karena kulit sering terkena paparan sinar matahari tanpa adanya perlindungan.
Seiring waktu, sinar ultraviolet merangsang pembentukan radikal bebas pada kulit yang merusak serat-serat elastin di dalamnya.
Kulit tidak akan mampu mempertahankan strukturnya bila serat elastin rusak. Jaringan penyokong kulit akhirnya melemah dan inilah yang menjadi penyebab kulit tangan keriput dan kendur.
Anda bisa mencegah hal ini dengan beberapa cara, seperti:
-menggunakan tabir surya dengan sedikitnya SPF 15,
-menghindari paparan langsung sinar matahari pada siang hari,
-mengenakan pakaian yang melindungi kulit, dan
-menggunakan kacamata hitam saat berkegiatan pada hari yang terik.
2. Kebiasaan merokok
Kebiasaan merokok tidak hanya berdampak buruk pada kesehatan paru-paru, berbagai bahan kimia pada rokok juga bisa merusak kulit dengan cara di bawah ini.
-Nikotin menyebabkan penyempitan pembuluh darah sehingga oksigen dan zat gizi tidak bisa mencapai sel kulit.
-Panas dari api rokok serta asap yang tidak terhirup dapat membuat permukaan kulit menjadi kering dan rusak.
-Saat merokok, Anda akan sering menyipitkan mata dan mengerucutkan bibir. Hal ini lambat laun bisa menjadi penyebab kulit keriput dan berkerut.
-Berbagai kandungan zat kimia dalam rokok dapat merusak proses alami yang dibutuhkan untuk menjaga kesehatan dan kelenturan kulit.
3. Kontraksi otot wajah
Otot-otot wajah berkontraksi saat Anda menunjukkan ekspresi tersenyum, menyipitkan mata, murung, dan sebagainya.
Seiring waktu, kontraksi otot dapat meninggalkan tanda keriput pada kulit wajah, khususnya pada ujung mata dan di antara alis.
Tak hanya ekspresi wajah, kebiasaan sehari-hari yang dilakukan berulang kali pun bisa menimbulkan kerutan dan garis halus ketika Anda menginjak usia paruh baya nanti.
Contohnya, mengunyah permen karet dan minum menggunakan sedotan.
4. Posisi tidur menyamping
Posisi tidur dapat menjadi penyebab muka keriput. Tidak peduli seberapa halusnya bantal yang Anda gunakan, tekanan dari bantal tetap dapat menimbulkan lipatan pada kulit
Hal ini menyebabkan munculnya garis keriput vertikal di wajah. Apabila kebiasaan ini berlangsung selama bertahun-tahun tanpa perbaikan, garis halus bisa saja muncul pada dagu, pipi, dan kening.
Untuk menyiasatinya, sebaiknya tidur dengan posisi telentang agar wajah menghadap ke atas dan tidak mendapat tekanan dari bantal.

0 Komentar