BEAUTY BLOG
SUARITOTO
Merawat kulit sensitif memang tricky, ya. Salah sedikit, bukannya kulit makin bagus, eh, justru bisa memicu munculnya iritasi. Nah, untuk mencegah hal tersebut, kamu perlu tahu, nih, kesalahan-kesalahan apa saja, sih, yang sering terabaikan saat merawat kulit sensitif.
Bagi pemilik kulit sensitif, kamu mungkin sudah tidak asing lagi, ya, dengan munculnya gejala iritasi, seperti perih, gatal, kemerahan, bersisik, atau terkelupas, ketika kulit terpapar zat tertentu, misalnya pewangi, sabun, atau bahan kimia yang ada di dalam produk perawatan kulit.
Umumnya, kulit sensitif ini disebabkan oleh kondisi atau masalah kulit tertentu, seperti kulit kering, eksim, dermatitis kontak iritan atau alergi, dan photodermatoses.
Selama ini, mungkin kamu sudah mencoba beragam cara supaya keluhan akibat kulit sensitif ini tidak sering muncul, tetapi ternyata sulit dan keluhan masih saja kamu rasakan.
Nah, agar keluhannya tidak terulang terus-menerus, sebenarnya kamu juga perlu mengetahui kesalahan-kesalahan apa saja yang kerap terlewat saat merawat kulit sensitif. Dengan begitu, ke depannya kamu pun bisa lebih hati-hati, sehingga perawatan yang kamu lakukan bisa membuahkan hasil sesuai harapanmu.
5 Kesalahan saat Merawat Kulit Sensitif
Berikut ini adalah 5 kesalahan merawat kulit sensitif yang cukup umum dilakukan:
1. Memakai produk dengan bahan aktif yang keras
Coba deh cek produk yang kamu gunakan dalam perawatan kulitmu, apakah mengandung bahan yang bisa memicu eksfoliasi, seperti asam alfa hidroksi, retinoid, atau vitamin C?
Kalau iya, sebaiknya lebih berhati-hati, ya, dalam menggunakannya. Pasalnya, pada beberapa orang dengan kulit sensitif, kandungan-kandungan tersebut sifatnya terlalu keras dan bisa memicu iritasi, lho.
Oleh karena itu, pilihlah produk yang memang ditujukan untuk jenis kulit sensitif, ya. Biasanya, produk untuk jenis kulit sensitif akan tertera beberapa petunjuk pada kemasannya, misalnya pH netral, tidak mengandung sabun dan pewangi, hipoalergenik, serta lembut.
2. Tidak eksfoliasi sama sekali
Walaupun pemilik kulit sensitif memang harus ekstra hati-hati dalam menggunakan produk perawatan kulit, tetapi bukan berarti kamu tidak boleh eskfoliasi sama sekali, lho.
Sebagai pemilik tipe kulit sensitif, kamu disarankan untuk memilih washcloth dan bahan eksfoliator yang sifat dan kadarnya ringan, misalnya PHAs (poly hydroxy acids). Kamu juga disarankan untuk melakukan eksfoliasi cukup 1 minggu sekali, dan selalu oleskan pelembab setelahnya.
3. Hanya mengandalkan bahan alami
Walaupun bahan alami digadang-gadang lebih aman, bukan berarti bahan ini pasti cocok untuk semua tipe kulit, ya. Sebagai pemilik kulit sensitif, kamu tetap disarankan untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan bahan-bahan alami, apalagi jika kamu belum tahu pasti keamananya.
Seperti yang sudah disebutkan di atas, kulit sensitif juga bisa disebabkan oleh dermatitis kontak alergi atau iritan. Jadi, sebelum menggunakan produk perawatan kulit apa pun, termasuk bahan alami, pastikan kamu tidak alergi dengan bahan tersebut, ya.
0 Komentar